RISNA, RISNA (2026) KEBERLANJUTAN USAHATANI PADI ORGANIK DI KECAMATAN CISAYONG KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (208kB)
2. BEBAS PERNYATAAN PLAGIAT.pdf
Download (522kB)
3. ABSTRAK.pdf
Download (284kB)
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (251kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (194kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (328kB)
7. DAFTAR TABEL.pdf
Download (276kB)
8. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (280kB)
9. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
10. BAB I.pdf
Download (341kB)
11. BAB II.pdf
Download (584kB)
12. BAB III.pdf
Download (822kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (438kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (878kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (281kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (339kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
18. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
Abstract
Padi organik merupakan komoditas tanaman pangan yang dibudidayakan dan dikembangkan sebagai salah satu bentuk penerapan pertanian berkelanjutan. Namun, dalam pelaksanaan usahataninya masih mengalami penurunan produksi, terbatasnya akses pemasaran, rendahnya regenerasi petani, menurunnya luas lahan yang tersertifikasi, terbatasnya akses terhadap teknologi/infrastruktur, dan rendahnya peran lembaga penunjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat dan status keberlanjutan usahatani padi organik berdasarkan lima dimensi keberlanjutan meliputi dimensi ekologi, ekonomi, sosial budaya, teknologi/infrastruktur, dan dimensi kelembagaan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya dari bulan November 2025 hingga Juli 2026. Metode yang digunakan yaitu survei dengan sampel sebanyak 33 responden yang ditentukan dengan menggunakan teknik sensus. Analisis data menggunakan pendekatan RAPFISH, dianalisis dengan menggunakan Multidimensional Scaling (MDS). Hasil penelitian tingkat keberlanjutan secara multidimensi termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan dengan indeks 53,74 persen. Status keberlanjutan berdasarkan tiap dimensi termasuk pada kategori cukup berkelanjutan untuk dimensi ekologi (55,34 persen), ekonomi (53,83 persen), sosial budaya (58,31 persen) dan dimensi kelembagaan (58,08 persen) sedangkan kategori kurang berkelanjutan terdapat pada dimensi teknologi/infrastruktur (47,74 persen). Hasil tersebut mengindikasikan bahwa dalam pelaksanaan usahatani padi organik masih memerlukan upaya perbaikan yang lebih optimal agar berkelanjutan.
Kata kunci: Dimensi keberlanjutan, Padi organik, Pertanian berkelanjutan, Usahatani.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 03:46 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 03:46 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7665 |
