NAUFAL, ALIF DZIKRI (2026) ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI PADI ORGANIK DI KECAMATAN CISAYONG KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (203kB)
2 LEMBAR KEASLIAN.pdf
Download (325kB)
3 ABSTRAK.pdf
Download (204kB)
4 LEMBAR PENGSAHAN.pdf
Download (362kB)
5 KATA PENGANTAR.pdf
Download (161kB)
6 DAFTAR ISI.pdf
Download (247kB)
7 DAFTAR TABEL.pdf
Download (177kB)
8 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (159kB)
9 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (162kB)
10 BAB I..pdf
Download (278kB)
11 BAB II..pdf
Download (339kB)
12 BAB III.pdf
Download (370kB)
13 BAB IV..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
14 BAB V..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (496kB)
15 BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
16 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (221kB)
17 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Padi organik merupakan salah satu sistem pertanian berkelanjutan yang mulai berkembang di Indonesia seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pola konsumsi sehat, meskipun harga jualnya jauh lebih tinggi dibandingkan beras non organik. Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan salah satu sentra produksi padi organik bersertifikasi dengan potensi cukup besar, namun petani masih menghadapi kendala biaya produksi tinggi dan ketidakpastian harga jual, sehingga pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga petani belum stabil. Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani padi organik, serta tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi organik di Kecamatan Cisayong berdasarkan indikator kesejahteraan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Responden berjumlah 34 petani padi organik tersertifikasi dari tiga kelompok tani, ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Data primer dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan kuesioner dan observasi langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Alat analisis yang digunakan meliputi analisis usahatani (biaya, penerimaan, dan pendapatan) serta analisis range score berdasarkan sembilan indikator kesejahteraan BPS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan usahatani padi organik sebesar Rp3.824.536,76 per bulan, dengan rata-rata total pendapatan rumah tangga sebesar Rp4.687.772,06 per bulan. Berdasarkan indikator kesejahteraan BPS, sebagian besar rumah tangga petani (56%) termasuk kategori cukup sejahtera, diikuti kategori sejahtera (41%) dan kurang sejahtera (3%), dengan skor kesejahteraan sebesar 2.298.
Kata Kunci: Padi Organik, Pendapatan, Rumah Tangga Petani, Tingkat Kesejahteraan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 02:28 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 02:28 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7643 |
