FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM TIFOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS URUG TAHUN 2025

HILMI, IQBAL SEPTIANTO (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM TIFOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS URUG TAHUN 2025. Other thesis, Universitas siliwangi.

[thumbnail of 1. cover.pdf] Text
1. cover.pdf

Download (21kB)
[thumbnail of 2. halaman persetujuan.pdf] Text
2. halaman persetujuan.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 3. Halaman Pengesahan.pdf] Text
3. Halaman Pengesahan.pdf

Download (616kB)
[thumbnail of 4. Halaman Persembahan.pdf] Text
4. Halaman Persembahan.pdf

Download (212kB)
[thumbnail of 5. Daftar Riwayat Hidup.pdf] Text
5. Daftar Riwayat Hidup.pdf

Download (221kB)
[thumbnail of 6. Daftar Isi.pdf] Text
6. Daftar Isi.pdf

Download (249kB)
[thumbnail of 7. Pernyataan.pdf] Text
7. Pernyataan.pdf

Download (437kB)
[thumbnail of 8. Kata Pengantar.pdf] Text
8. Kata Pengantar.pdf

Download (219kB)
[thumbnail of 9. Abstrak Indonesia dan Inggris.pdf] Text
9. Abstrak Indonesia dan Inggris.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of 10. Bab I.pdf] Text
10. Bab I.pdf

Download (353kB)
[thumbnail of 11. Bab II.pdf] Text
11. Bab II.pdf

Download (420kB)
[thumbnail of 12. Bab III.pdf] Text
12. Bab III.pdf

Download (559kB)
[thumbnail of 13. bab IV.pdf] Text
13. bab IV.pdf

Download (551kB)
[thumbnail of 14. Bab v.pdf] Text
14. Bab v.pdf

Download (369kB)
[thumbnail of 15. Bab VI.pdf] Text
15. Bab VI.pdf

Download (339kB)
[thumbnail of 16. Daftar Pustaka.pdf] Text
16. Daftar Pustaka.pdf

Download (444kB)
[thumbnail of 17. Lampiran.pdf] Text
17. Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi sistemik akibat bakteri Salmonella enterica serovar Typhi yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Kasus demam tifoid di wilayah kerja Puskesmas Urug Kota Tasikmalaya meningkat signifikan dari 528 kasus pada tahun 2022 menjadi 1.362 kasus pada tahun 2024, atau meningkat sebesar 157,9%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam tifoid di wilayah kerja Puskesmas Urug Kota Tasikmalaya tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain studi case-control dengan sampel 50 kasus dan 100 kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara riwayat keluarga (p=0,000; OR=5,798), sumber air bersih (p=0,02; OR=2,411), ketersediaan jamban sehat (p=0,000; OR=7,812), ketersediaan sarana pembuangan sampah (p=0,03; OR=3,030), dan higiene perorangan (p=0,001; OR=3,324) dengan kejadian demam tifoid. Sementara itu, penyimpanan makanan yang aman tidak menunjukkan hubungan yang bermakna (p=0,142). Simpulan penelitian ini adalah ketersediaan jamban sehat merupakan faktor risiko paling dominan terhadap kejadian demam tifoid dengan nilai OR tertinggi (OR=7,812), diikuti oleh riwayat keluarga, higiene perorangan, ketersediaan sarana pembuangan sampah, dan sumber air bersih. Disarankan kepada masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan jika memiliki riwayat keluarga demam tifoid, menggunakan sumber air bersih yang memenuhi syarat, menyediakan jamban sehat, mengelola sampah dengan baik, serta senantiasa menerapkan higiene perorangan sebagai upaya pencegahan demam tifoid secara berkelanjutan.

Kata Kunci: tifoid, higiene, jamban, sanitasi, air bersih

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: user1 user1 user1
Date Deposited: 01 Sep 2026 03:34
Last Modified: 01 Sep 2026 03:34
URI: https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7586

Actions (login required)

View Item
View Item