QORINA, NUR (2026) PENGARUH VARIASI WAKTU KONTAK KAYU APU (Pistia stratiotes) DALAM PROSES FITOREMEDIASI TERHADAP KADAR TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) PADA AIR LIMBAH HOME INDUSTRY BATIK DI DESA KALITENGAH KABUPATEN CIREBON. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (183kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN .pdf
Download (117kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN .pdf
Download (182kB)
4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (111kB)
5. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Download (197kB)
6. PERNYATAAN .pdf
Download (134kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (238kB)
8. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (213kB)
9, DAFTAR ISI.pdf
Download (328kB)
10. BAB I.pdf
Download (213kB)
11. BAB II.pdf
Download (350kB)
12. BAB III.pdf
Download (289kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (440kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (269kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (197kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Air limbah batik merupakan air bekas proses produksi batik, umumnya air limbah batik mengandung kadar Total Suspended Solid (TSS) yang tinggi sehingga dapat menimbulkan permasalahan. Berdasarkan hasil pengukuran kadar TSS pada salah satu home industry yang ada di Desa Kalitengah Kabupaten Cirebon menunjukkan hasil kadar TSS mencapai 3.995 mg/l. Kadar tersebut melebihi nilai ambang batas yang ditentukan untuk industri tekstil yaitu 50 mg/l. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi waktu kontak dan waktu kontak terbaik kayu apu terhadap proses fitoremediasi dalam menurunkan kadar TSS air limbah home industry batik di Desa Kalitengah Kabupaten Cirebon. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pre eksperimen dengan rancangan One Pretest-Posttest Group Design, yang terdiri atas satu kelompok sebelum perlakuan (0 hari) dan dua kelompok perlakuan dengan variasi waktu kontak 6 hari dan 7 hari. Kemudian, variabel terikat dari penelitian ini yaitu kadar Total Suspended Solid (TSS) pada air limbah home industry batik di Desa Kalitengah. Berdasarkan perhitungan menggunakan rumus Federrer didapatkan jumlah sample yaitu 48 sampel. Berdasarkan analisis inferensial menggunakan uji t dependent didapati bahwa p value < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar TSS sebelum dan sesudah perlakuan baik 6 hari maupun 7 hari. Berdasarkan hasil uji t independentt diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara waktu kontak 6 hari dan 7 hari dalam menurunkan kadar TSS. Hal ini menunjukkan waktu kontak terbaik dalam penelitian adalah 7 hari. Peneliti lain dapat melakukan pengendalian variabel lain seperti pH, suhu, dan intensitas cahaya matahari karena dapat mempengaruhi fitoremediasi. Selain itu, peneliti lain dapat melalukan pengukuran pada kelompok kontrol agar bisa melihat pengaruh perlakuan pada penelitian.
Kata Kunci: Fitoremediasi, Kayu Apu, Waktu Kontak, Total Suspended Solid (TSS)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 03:21 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 03:21 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7581 |
