Fariha, Syifa (2026) STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) KOTA BEKASI DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PADA PILKADA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA 2024 DI KECAMATAN PONDOK GEDE. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (140kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (655kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (617kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (274kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (195kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (360kB)
7. BAB 1.pdf
Download (351kB)
8. BAB 2.pdf
Download (309kB)
9. BAB 3.pdf
Download (304kB)
10. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (439kB)
11. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
12. BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (276kB)
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (271kB)
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Indonesia merupakan negara demokrasi dimana salah satu tanda berkembangnya negara demokrasi dengan tinggi tingkat partisipasi politik masyarakat dalam kegiatan politik. Partisipasi politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota dan Wakil Walikota Kota Bekasi 2024 di Kecamatan Pondok Gede memiliki tingkat partisipasi rendah hanya sebesar 52%. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil pada penelitian ini menggunakan teori strategi politik Peter Schroder (2010) yaitu strategi ofensif (menyerang) yaitu “memperluas pasar” dan “menembus pasar” dilakukan untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat dengan strategi program sosialisasi dan pendidikan politik yang menarik dan inovasi baru kepada segmen-segmen pemilih melalui tatap muka, pemanfaatan media digital yaitu media sosial dan peningkatan kualitas sumber daya baik badan adhoc, anggaran, sarana dan prasarana dan teknologi. kemudian strategi defensif (bertahan) yaitu “mempertahankan pasar” dan “menutup/menyerahkan pasar” dengan mempertahankan tingkat partisipasi politik yang sudah ada sekaligus menambah kepercayaan publik dan menutup penyerangan dan tantangan dari pihak lain dengan koordinasi dengan stakeholder yang ada dan dilengkapi oleh teori partisipasi politik menurut Budiarjo (2010). Pada hasilnya KPU Kota Bekasi dalam meningkatkan partisipasi politik di Kecamatan Pondok Gede sudah melaksanakan berbagai strategi secara signifikan dan maksimal namun belum efektif dan tidak berhasil, Tingkat partisipasi masyarakat Kecamatan Pondok Gede rendah pada Pilkada 2024 Kota Bekasi karena dari masyarakat Kecamatan Pondok Gede seperti ketidakpedulian (apatis) terhadap pasangan calon karena pasangan tidak menarik, kejenuhan politik dan mobilitas tinggi masyarakat Kecamatan Pondok Gede yang sudah sibuk dan capek pada aktivitasnya dalam pekerjaan dan pendidikan.
Kata Kunci: Demokrasi, Partisipasi Politik, Strategi, KPU, Kota Bekasi, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada 2024), Kecamatan Pondok Gede
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JC Political theory |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:04 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:04 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7347 |
