KUSUMAH, ILHAM MAULANA (2026) ANALISIS KOMPARASI INDONESIA-MALAYSIA DALAM DAMPAK PENOLAKAN MAHASISWA TERHADAP KEBIJAKAN AUSTERITY. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. Cover.pdf
Download (148kB)
2. Lembar Pengesahanp.pdf
Download (294kB)
3. Lembar Pernyataan.pdf
Download (91kB)
4. kata Pengantar.pdf
Download (218kB)
5 Abstrak.pdf
Download (230kB)
6.DAFTAR ISI, TABEL, GAMBAR, LAMPIRAN.pdf
Download (223kB)
7.BAB I.pdf
Download (200kB)
8.BAB II.pdf
Download (251kB)
9.BAB III.pdf
Download (951kB)
10.BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (788kB)
11.BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (171kB)
12.DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (257kB)
13 Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (340kB)
Abstract
Pada tahun 2025, terdapat kesamaan antara Indonesia dan Malaysia dalam penerapan kebijakan austerity serta adanya penolakan terhadapnya. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isu dan dampak penolakan mahasiswa terhadap kebijakan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan studi komparatif, penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder melalui wawancara, studi dokumentasi, dan kajian literatur. Berbagai data yang telah dikumpulkan akan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Kerangka analisis didasarkan pada teori austerity dan teori penolakan (refusal), yang menganalisis 1 dimensi austerity, yaitu substansi kebijakannya. Dan juga, menganalisis 4 bentuk penolakan mahasiswa, yaitu: (1) resistensi tidak kentara; (2) penentangan publik tidak mengganggu; (3) penentangan publik mengganggu; (4) penolakan militan beserta dampak yang ditimbulkannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu penolakan mahasiswa terhadap kebijakan austerity di Indonesia berakar dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran, sedangkan di Malaysia berakar dari kebijakan fiskal dalam Budget Speech 2025. Di Indonesia, kebijakan yang ditolak mahasiswa berjenis expenditure-based austerity, sedangkan di Malaysia merupakan kombinasi expenditure and tax-based austerity. Aksi penolakan mahasiswa di Indonesia terhadap kebijakan austerity teridentifikasi dalam demonstrasi “Indonesia Gelap” yang mayoritas pesertanya adalah mahasiswa. Di Malaysia, penolakan mahasiswa terhadap kebijakan austerity muncul dalam demonstrasi “#Tekan” yang didominasi oleh aktivis Gabungan Mahasiswa Islam Se‑Malaysia (GAMIS) serta demonstrasi “Turun Anwar” yang hanya sebagian kecil pesertanya merupakan mahasiswa. Di Indonesia, resistensi tidak kentara, penentangan publik mengganggu, dan penolakan militan belum menghasilkan revisi langsung terhadap kebijakan austerity. Sebaliknya, di Malaysia kombinasi resistensi tidak kentara, penentangan publik tidak mengganggu, dan penentangan publik mengganggu menunjukkan indikasi adanya dampak parsial terhadap revisi beberapa butir kebijakan austerity.
Kata Kunci: Kebijakan Austerity, Penolakan, Studi Komparatif
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JC Political theory |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 03:23 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 03:23 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7333 |
