RAHMAWATI, UCI (2026) PENENTUAN ARAH KIBLAT DAN WAKTU SALAT DENGAN RUBU’ MUJAYYAB: STUDI ETNOMATEMATIKA DI PESANTREN NURUL HUDA ALFALAKIYAH. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (217kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (342kB)
3. SURAT KETERANGAN REVISI UJIAN SKRIPSI.pdf
Download (255kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (281kB)
5. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (204kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (162kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (328kB)
8. BAB 1.pdf
Download (232kB)
9. BAB 2.pdf
Download (577kB)
10. BAB 3.pdf
Download (233kB)
11. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
12. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (206kB)
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (192kB)
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
15. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (123kB)
Abstract
Penggunaan instrumen astronomi tradisional seperti rubu’ mujayyab dalam praktik ilmu falak di lingkungan pesantren semakin jarang ditemukan, padahal instrumen ini tidak hanya memiliki nilai budaya tetapi juga kaya akan konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep-konsep matematika yang digunakan dalam menentukan arah kiblat dan waktu salat dalam tradisi pondok pesantren nurul huda alfalakiyah pada penggunaan rubu’ mujayyab melalui perspektif etnomatematika, mengingat pentingnya pelestarian pengetahuan tradisional yang terintegrasi dengan pembelajaran matematika formal. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Responden penelitian terdiri atas kiai dan santri yang memahami praktik penggunaan rubu’ mujayyab. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, dengan peneliti sebagai instrumen utama serta pedoman wawancara dan observasi sebagai instrumen pendukung. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan rubu’ mujayyab dalam penentuan arah kiblat dan waktu salat mengandung konsep geometri dan trigonometri, seperti sudut, pengukuran, garis, sinus, cosinus, dan tangen. Selain itu, berdasarkan pendekatan emik dan etik hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan rubu’ mujayyab tidak hanya dipertahankan sebagai tradisi keilmuan falak di lingkungan pesantren, tetapi merepresentasikan keterkaitan antara tradisi pesantren dan konsep konsep matematika. Kata kunci : Etnomatematika, Rubu’ mujayyab, arah kiblat, waktu salat, ilmu falak.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 08:17 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 08:17 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7293 |
