SYAFITRI, REFFA MATIN (2026) ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR METAFORA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF. Other thesis, Universitas siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (84kB)
2 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (209kB)
3 SURAT PERNYATAAN.pdf
Download (225kB)
4 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (268kB)
5 ABSTRAK.pdf
Download (8kB)
6 KATA PENGANTAR.pdf
Download (124kB)
7 DAFTAR ISI TABEL GAMBAR LAMPIRAN.pdf
Download (104kB)
8 BAB 1.pdf
Download (151kB)
9 BAB 2.pdf
Download (439kB)
10 BAB 3.pdf
Download (122kB)
11 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
12 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (20kB)
13 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (5MB)
14 RIWAYAT HIDUP PENULIS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir metafora peserta didik dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan impulsif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII-F SMP Negeri 10 Tasikmalaya. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode penelitian eksploratif. Teknik pengumpulan data dengan cara tes Matching Familiar Figures Test (MFFT), tes kemampuan berpikir metafora dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes Matching Familiar Figures Test (MFFT) dan soal tes kemampuan berpikir metafora. Penentuan subjek berdasarkan hasil tes Matching Familiar Figures Test (MFFT) dengan kategori gaya kognitif reflektif dan impulsif dan dapat menjawab semua tahapan kemampuan berpikir metafora pada setiap soal. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peserta didik dengan gaya kognitif reflektif (S-23R) dapat menjawab semua tahapan kemampuan berpikir metafora yaitu connect, relate, explore, analyze, transform dan experience. Peserta didik reflektif lebih menekankan ketelitian dan ketepatan dalam memahami serta menafsirkan permasalahan matematika. (2) Peserta didik dengan gaya kognitif impulsif (S-7I) dapat menjawab semua tahapan kemampuan berpikir metafora yaitu connect, relate, explore, analyze, transform dan experience. Pada tahapan explore peserta didik keliru dalam penulisan angka pada operasi pembagian dan tidak menuliskan tanda bagian tugu yang akan dicat. Pada tahapan analyze peserta didik tidak menuliskan langkah-langkah pada lembar jawaban. Hal ini menunjukkan bahwa peserta didik impulsif cenderung memberikan respon secara cepat tanpa mengorganisasi penjelasan secara rinci dan sistematis. Pada tahapan transform subjek keliru dalam menuliskan satuan dan hasil akar, peserta didik impulsif lebih fokus pada memperoleh hasil akhir dibandingkan memeriksa kembali detail penulisan jawabannya. Kata Kunci: Analisis; Kemampuan berpikir metafora; Gaya kognitif reflektif dan impulsif
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 02:40 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 02:40 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7248 |
