QOMARIAH, AMINI ISTI (2026) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MENJADI ECO-ENZYME (Studi pada Program MBKM Mandiri Proyek Kemanusiaan Bersama Dinas Lingkungan Hidup di Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (185kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (1MB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (1MB)
4. PERNYATAAN.pdf
Download (1MB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (217kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (160kB)
7. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (191kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (296kB)
9. BAB I.pdf
Download (251kB)
10. BAB II.pdf
Download (460kB)
11. BAB III.pdf
Download (341kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (469kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (209kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (212kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
16. BIODATA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
Abstract
Permasalahan pengelolaan sampah organik di Kota Tasikmalaya masih ditandai dengan rendahnya praktik pemilahan di kalangan masyarakat karena keterbatasan pengetahuan teknis dan minimnya inovasi pengelolaan yang berkelanjutan. Kondisi ini mendorong dilaksanakannya program MBKM Mandiri Proyek Kemanusiaan di Kelurahan Kahuripan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah organik menjadi eco-enzyme. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan dalam program tersebut dengan menelaah pengalaman pembelajaran, penguatas kapasitas, perubahan sosial, dan pembangunan masyarakat sebagaimana yang dimaknai oleh masyarakat. Metode yang digunakan merupakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi fenomenologis, pengelompokan makna, serta penarikan esensi pengalaman kolektif masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan berlangsung melalui empat tahap yang saling berkaitan. Tahap pembelajaran meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemilahan sampah dan pembuatan eco-enzyme melalui sosialisasi dan praktik langsung. Tahap penguatan kapasitas ditandai dengan adanya peningkatan keterampilan teknis, meskipun belum merata dan masih memerlukan pendampingan. Perubahan sosial tercermin dari meningkatnya partisipasi dan terbentuknya kebiasaan memilah sampah serta memanfaatkan eco-enzyme. Pada tahap pembangunan masyarakat, eco-enzyme dimaknai sebagai inovasi ramah lingkungan yang mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan. Proses pengelolaan dilakukan melalui pengumpulan, pemilahan, persiapan bahan, fermentasi, dan pemanfaatan, dengan dampak berupa pengurangan bau lingkungan serta pemanfaatan sebagai pupuk tanaman dan pembersih rumah tangga. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik memperkuat keterampilan, kesadaran kolektif, dan perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Kata kunci: Eco-enzyme, Pemberdayaan masyarakat, Pengelolaan sampah organik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 03:04 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 03:04 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7145 |
