AKMALIA, ALIFA SHAFA (2026) KERJASAMA PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN MASYARAKAT BANTARAN SUNGAI (Studi pada Tempat Pengolahan Sampah Mandiri di Kelurahan Panyingkiran Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (135kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (111kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (92kB)
4. PERNYATAAN.pdf
Download (92kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (259kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (153kB)
7. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (178kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (251kB)
9. BAB I.pdf
Download (279kB)
10. BAB II.pdf
Download (397kB)
11. BAB III.pdf
Download (373kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (677kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (257kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (230kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
16. BIODATA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (166kB)
Abstract
Permasalahan pengelolaan sampah pada masyarakat bantaran sungai masih menjadi isu yang kompleks ditandai dengan rendahnya kesadaran masyarakat serta terbatasnya sistem pengelolaan sampah yang terorganisir. Kehadiran TPS Mandiri menjadi salah satu upaya mengatasi permasalahan tersebut melalui kerjasama antara pengelola TPS Mandiri dan masyarakat bantaran sungai. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui proses dan bentuk kerjasama antara pengelola TPS Mandiri dan masyarakat bantaran sungai dalam pengelolaan sampah serta menganalisis implementasi prinsip 3R. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui kegiatan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama antara TPS Mandiri dan masyarakat bantaran sungai terjalin melalui 3 tahapan kolaborasi, yaitu : 1) Tahap pengaturan masalah (problem setting) ditandai dengan adanya kesadaran bersama terhadap permasalahan sampah di lingkungan bantaran sungai; 2) Tahap pengaturan arah (direction setting) ditandai dengan adanya pembentukan tujuan dan pembagian peran yakni pengelola berperan sebagai fasilitator dan masyarakat berperan sebagai partisipan; 3) Tahap pelaksanaan (implementation) ditandai dengan dilaksanakannya kegitaan pengelolaan sampah yang terdiri dari sosialisasi, penarikan sampah, pemilahan sampah, pendaur ulangan sampah, hingga packing produk daur ulang. Implementasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menunjukkan adanya ketimpangan yakni prinsip reduce belum diterapkan oleh pengelola dan masyarakat, prinsip reuse hanya diterapkan oleh pengelola saja, dan prinsip recycle sudah mampu diterapkan oleh keduanya namun pengelola menjadi pihak yang paling dominan. Simpulan dari penelitian ini ialah kerjasama pengelolaan sampah yang terjalin antara pengelola TPS Mandiri dan masyarakat bantaran sungai berjalan dengan pola yang tidak seimbang, karena dalam implementasi prinsip 3R masih perlu ditingkatkan melalui edukasi dan dukungan berbagai pihak. Kata Kunci : Kerjasama, Masyarakat Bantaran Sungai, Pengelola TPS, Prinsip 3R
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 02:24 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 02:24 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7142 |
