ADIANSAH, HAMZAH (2026) INTERVENSI EDUKASI GIZI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP PERBEDAAN SKOR PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI (Studi Kuasi Eksperimen pada Siswi Kelas VIII SMPN 1 Rajapolah). Other thesis, Universitas siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (259kB)
2 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (395kB)
3 LEMBAR PERSEMBAHAN.pdf
Download (325kB)
4 DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
5 DAFTAR ISI.pdf
Download (278kB)
6 DAFTAR TABEL.pdf
Download (222kB)
7 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (220kB)
8 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (234kB)
9 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (400kB)
10 KATA PENGANTAR.pdf
Download (219kB)
11 ABSTRAK.pdf
Download (226kB)
12 BAB 1.pdf
Download (359kB)
13 BAB 2.pdf
Download (813kB)
14 BAB 3.pdf
Download (378kB)
15 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
16 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (367kB)
17 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (476kB)
18 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah gizi penting yang berdampak pada kesehatan dan prestasi belajar, dengan rendahnya pengetahuan sebagai salah satu faktor utama, sehingga diperlukan edukasi yang efektif seperti menggunakan media video. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan skor pengetahuan anemia pada remaja putri di SMPN 1 Rajapolah. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-test post test without control pada 30 siswi kelas VIII yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran dilakukan pada tiga waktu, yaitu pre-test, post-test, dan follow-up dua minggu setelah intervensi. Analisis data menggunakan uji Friedman dan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 5,97 (pre-test) menjadi 8,83 (post-test) dan 8,57 (follow-up), dengan perbedaan yang signifikan pada ketiga waktu pengukuran (p=0,001). Uji lanjut menunjukkan perbedaan signifikan antara pre test dengan post-test dan pre-test dengan follow-up (p<0,05), namun tidak terdapat perbedaan antara post-test dengan follow-up (p>0,05). Paparan edukasi lain tidak berpengaruh terhadap skor pengetahuan (p=0,819). Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan skor pengetahuan antara sebelum dan sesudah intervensi serta sebelum dan dua minggu setelah intervensi, namun tidak terdapat perbedaan antara segera setelah intervensi dan dua minggu setelah intervensi, sehingga menunjukkan bahwa pengetahuan masih dapat dipertahankan dalam jangka dua minggu. Peneliti selanjutnya disarankan menambahkan variabel sikap dan perilaku pencegahan anemia, menggunakan sampel lebih besar, serta memperpanjang waktu follow-up untuk mengukur keberlanjutan perubahan pengetahuan setelah diberikan intervensi edukasi gizi. Kata Kunci: anemia, edukasi gizi, media video, pengetahuan, remaja putri
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 02:52 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 02:52 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7029 |
