PUTERI, SALWA NUSITA (2026) PENGENDALIAN PERSEDIAAN KEDELAI SEBAGAI BAHAN BAKU KERIPIK TEMPE DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) (Kasus PT Agustira Sejahtera Kabupaten Cirebon). Other thesis, Universitas siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (27kB)
2 HALAMAN JUDUL.pdf
Download (28kB)
3 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (19kB)
4 ABSTRAK.pdf
Download (17kB)
5 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (105kB)
6 KATA PENGANTAR.pdf
Download (128kB)
7 DAFTAR ISI TABEL GAMBAR LAMPIRAN.pdf
Download (194kB)
8 BAB 1.pdf
Download (162kB)
9 BAB 2.pdf
Download (268kB)
10 BAB 3.pdf
Download (186kB)
11 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (40kB)
12 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
13 BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9kB)
14 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (132kB)
15 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (701kB)
16 RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
Abstract
Pengendalian persediaan bahan baku memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran proses produksi perusahaan. PT Agustira Sejahtera sebagai perusahaan pengolahan keripik tempe masih melakukan pengendalian persediaan kedelai berdasarkan perkiraan kebutuhan produksi dan pengalaman perusahaan. Frekuensi pemesanan yang cukup tinggi juga menyebabkan biaya persediaan perusahaan menjadi lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku kedelai menggunakan metode perusahaan dan metode Economic Order Quantity (EOQ), serta menentukan persediaan pengaman, titik pemesanan kembali, dan total biaya persediaan pada PT Agustira Sejahtera. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data penelitian meliputi kebutuhan bahan baku, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan tahun 2024 sampai 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perusahaan menghasilkan frekuensi pemesanan yang cukup tinggi, yaitu sebanyak 90 kali pada tahun 2024 dan 125 kali pada tahun 2025 dengan jumlah pemesanan yang relatif kecil. Perusahaan juga belum menerapkan persediaan pengaman dan titik pemesanan kembali secara khusus. Hasil perhitungan menggunakan metode EOQ menunjukkan jumlah pemesanan optimal sebesar 587,3 kg pada tahun 2024 dan 1.292,6 kg pada tahun 2025 dengan frekuensi pemesanan sekitar 4 sampai 5 kali dalam satu tahun. Metode EOQ juga menghasilkan total biaya persediaan yang lebih rendah dibandingkan metode perusahaan, sehingga lebih efisien dalam pengendalian persediaan bahan baku kedelai pada PT Agustira Sejahtera. Kata Kunci : Pengendalian Persediaan, EOQ, Persediaan Pengaman, Titik Pemesanan Kembali, Kedelai
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 01:26 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 01:26 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7024 |
