SUPRIATNA, YOGA (2026) PENGARUHTINGKATINFLASITERHADAPNON PERFORMINGLOAN(NPL)PADAPTBANK PEMBANGUNANDAERAHJAWABARATDAN BANTENTbkTAHUN2009-2024. Diploma thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (136kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (106kB)
3. MOTTO.pdf
Download (88kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (121kB)
5. LEMBAR REKOMENDASI.pdf
Download (133kB)
6. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (157kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (92kB)
8. LEMBAR PERSEMBAHAN.pdf
Download (92kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (161kB)
10. BAB 1.pdf
Download (269kB)
11. BAB 2.pdf
Download (1MB)
12. BAB 3.pdf
Download (1MB)
13. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (339kB)
14. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (134kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
17. BIODATA PENULIS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (136kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi tingkat inflasi selama tahun 2009-2024 yang berpotensi memengaruhi tingkat kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) pada sektor perbankan, khususnya pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. Inflasi sebagai indikator makroekonomi dapat menurunkan daya beli masyarakat sehingga menurunkan daya beli masyarakat sehingga berdampak pada kemampuan debitur dalam memenuhi kewajiban kreditnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan tingkat inflasi dan NPL serta menganalisis pengaruh tingkat inflasi terhadap NPL pada bank BJB tahun 2009-2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan verifikatif menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan laporan tahunan bank. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan NPL mengalami fluktuasi selama periode penelitian. Berdasarkan hasil regresi didapat koefisien regresi sebesar 0,218 yang menunjukkan hubungan positif antara inflasi dan NPL. Hasil uji t menunjukkan t hitung sebesar 2,802 lebih besar dari t tabel 2,145 dengan nilai signifikansi 0,014<0,05, sehingga inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPL. Besarnya pengaruh dari koefisien determinasi sebesar 0,359 artinya besarnya pengaruh tingkat inflasi terhadap NPL adalah 35,9%. Dengan demikian, peningkatan inflasi cenderung meningkatkan risiko kredit bermasalah pada perbankan. Kata kunci : Inflasi, Non Performing Loan (NPL)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Keuangan dan Perbankan (DIII) |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 04:28 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 04:28 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6839 |
