Andini, Widi (2026) PENGARUH MAKRO EKONOMI TERHADAP NPF PADA BPR SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2020-2025. Other thesis, Universitas siliwangi.
01 Cover.pdf
Download (44kB)
02 Lembar Pengesahan.pdf
Download (80kB)
03 Lembar Pernyataan.pdf
Download (56kB)
04 Abstrak.pdf
Download (9kB)
05 Abstract.pdf
Download (72kB)
06 Pedoman Transliterasi Arab Latin.pdf
Download (214kB)
07 Kata Pengantar.pdf
Download (124kB)
08 Daftar Isi.pdf
Download (28kB)
09 Daftar Tabel.pdf
Download (44kB)
10 Daftar Gambar.pdf
Download (38kB)
11 BAB 1.pdf
Download (256kB)
12 BAB 2.pdf
Download (416kB)
13 BAB 3.pdf
Download (227kB)
14 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (469kB)
15 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
16 Daftar Pustaka.pdf
Download (154kB)
17 Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Non Performing Financing merupakan kredit bermasalah yang terdiri dari pembiayaan yang berklasifikasi kurang lancar, diragukan dan macet. Faktor penyebabnya yaitu dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi buruknya karakter nasabah, kecerobohan dalam pengelolaan usaha, serta kelemahan analisis pembiayaan oleh pihak bank. Sementara faktor eksternal mencakup kondisi makroekonomi, situasi politik, serta kejadian tidak terduga seperti bencana alam. Berdasarkan data yang didapatkan terdapat beberapa periode yang menunjukan perubahan NPF tidak sesuai dengan teori yang ada. Terdapat fluktuasi yang terjadi pada variabel Inflasi, Nilai Tukar, dan BI Rate, yang mengalami penurunan seharusnya diikuti dengan NPF yang menurun, namun pada faktanya masih ada beberapa periode ketika Inflasi, Kurs, BI rate naik tetapi NPF cenderung menurun dan begitu pula ketika Inflasi, Kurs, BI rate turun tetapi NPF pada periode tersebut cenderung naik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaitu Inflasi, Nilai Tukar, BI rate terhadap variabel dependen yaitu Non Performing Financing pada tahun 2020-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder dari website Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Inflasi, Kurs, BI Rate. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik, uji t, uji f dan analisis regresi data panel serta untuk pengolahan data menggunakan EViews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh negatif signifikan terhadap NPF BPR Syariah dengan nilai signifikansi 0.0002 < 0,05. Nilai tukar berpengaruh positif signifikan terhadap NPF BPR Syariah dengan nilai signifikansi 0.0035 < 0.05. BI Rate tidak berpengaruh terhadap NPF BPR Syariah dengan nilai signifikansi 0.3147 > 0.05. Serta secara simultan variabel Inflasi, nilai tukar, BI Rate berpengaruh positif signifikan terhadap NPF BPR Syariah dengan nilai signifikansi 0.00 < 0,05. Serta nilai R² sebesar 0,459 atau 45,9%, nilai tersebut menunjukan variabel independen Inflasi, Nilai Tukar, dan BI rate mampu menjelaskan variabel NPF BPR Syariah sebesar 45,9% dan sisanya sebesar 54,1% dipengaruhi oleh faktor lain diluar model. Kata Kunci: Makroekonomi, Inflasi, Kurs, BI rate
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 06:36 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 06:36 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6786 |
