Sari, Linda (2020) PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGANALISIS STRUKTUR, KAIDAH KEBAHASAAN DAN MENCIPTAKAN KEMBALI TEKS ANEKDOT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRETED READING AND COMPOSITION (CIRC) (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Tasikmalaya Tahun Ajaran 2019/2020). Other thesis, Universitas siliwangi.
1.COVER.pdf
Download (107kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (72kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (233kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (93kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (173kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (102kB)
7. DAFTAR TABEL.pdf
Download (94kB)
8. DAFTAR GRAFIK.pdf
Download (89kB)
9. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (89kB)
10. BAB I.pdf
Download (205kB)
11. BAB II.pdf
Download (228kB)
12. BAB III.pdf
Download (223kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (96kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (171kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Menganalisis struktur, kaidah kebahasaan dan menciptakan kembali teks anekdot merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik dalam kurikulum 2013 revisi. Kondisi di sekolah menunjukan bahwa masih banyak peserta didik yang belum mampu menganalisis struktur, kaidah kebahasaan dan menciptakan kembali teks anekdot. Berdasarkan hal tersebut, penulis melaksanakan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran menganalisis struktur, kaidah kebahasaan dan menciptakan kembali teks anekdot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, dapat atau tidaknya model Pembelajaran Cooperative Integreted Reading and Composition meningkatkan kemampuan menganalisis struktur, kaidah kebahasaan dan menciptakan kembali teks anekdot pada siswa kelas X MAN 2 Kota Tasikmalaya Tahun Ajaran 2019/2020. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian tindakan kelas. Teknik yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara dan teknik tes. Sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik X IPA 2 MAN 2 Kota Tasikmalaya Tahun Ajaran 2019/2020. Dari data yang diperoleh, diketahui bahwa pada siklus I dalam hal menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks anekdot peserta didik yang sudah mencapai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM) 17 orang peserta didik (56,6%), dan yang belum mencapai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM) 13 orang peserta didik (43,3%). Kemudian dalam hal menciptakan kembali teks anekdot peserta didik yang sudah mencapai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM) 16 orang peserta didik (53,3%),, dan yang belum mencapai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM) 14 orang peserta didik (46,6%). Pada siklus II dalam hal menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks anekdot peserta didik (100%) telah mencapai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM), kemudian dalam menciptakan kembali teks anekdot semua peserta didik (100%) telah mencapai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM). Dari uji statistik Wilcoxon (W) menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan diketahui bahwa nilai Whitung(0) < (lebih kecil) daripada nilai Wtabel (115,02) dalam taraf signifikansi 0,01, dan pada kemampuan menciptakan kembali teks anekdot diperoleh Whitung(0) < (lebih kecil) daripada nilai Wtabel (115,02) dalam taraf signifikansi 0,01. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan antara menganalisis struktur, kaidah kebahasaan dan menciptakan kembali teks anekdot siklus I dan pembelajaran siklus II. Hal ini menunjukan, sumber data yang penulis ajukan dalam penelitian ini diterima.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PK Indo-Iranian |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 04:58 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 04:58 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6719 |
