HERMANSYAH, RAFLI (2026) PENGARUH KOMBINASI PERENDAMAN DALAM AIR PANAS DAN ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI TERHADAP VIABILITAS BENIH DELIMA MERAH (Punica granatum L.). Other thesis, Universitas Siliwangi.
ABSTRAK.pdf
Download (204kB)
BAB I.pdf
Download (175kB)
BAB II.pdf
Download (328kB)
BAB III.pdf
Download (255kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (241kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (154kB)
BEBAS PLAGIAT.pdf
Download (195kB)
COVER.pdf
Download (169kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (348kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (206kB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (168kB)
Abstract
Tanaman delima merah (Punica granatum L.) memiliki potensi ekonomi dan kesehatan yang tinggi, namun perbanyakan secara generatif sering terhambat oleh dormansi benih akibat struktur kulit biji yang keras. Dormansi tersebut menyebabkan rendahnya viabilitas dan lambatnya proses perkecambahan, sehingga diperlukan perlakuan khusus untuk mematahkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi perendaman dalam air panas dan zat pengatur tumbuh (ZPT) alami terhadap viabilitas benih delima merah serta menentukan kombinasi perlakuan terbaik. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium dan Greenhouse BPTPH Wilayah V Tasikmalaya pada Januari–Februari 2026 menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri atas tujuh kombinasi, yaitu tanpa perlakuan (kontrol), perendaman air panas, perendaman ekstrak bawang merah 50%, perendaman air kelapa muda 50%, serta kombinasi keduanya dengan empat ulangan. Data dianalisis menggunakan uji F pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi skarifikasi perendaman air panas dan perendaman air kelapa muda 50% memberikan hasil terbaik terhadap seluruh parameter viabilitas. Perlakuan tersebut menghasilkan daya kecambah tertinggi sebesar 69%, kecepatan berkecambah 4,28%/etmal, panjang plumula 11,18 cm, dan panjang radikula 40,33 cm. Peningkatan ini diduga terjadi karena perlakuan air panas mampu melunakkan kulit benih dan mempercepat imbibisi, sedangkan kandungan hormon auksin, sitokinin, dan giberelin dalam air kelapa muda merangsang aktivitas metabolisme serta pertumbuhan embrio.
Kata kunci: delima merah, dormansi, viabilitas benih, zat pengatur tumbuh alami
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 11 May 2026 08:27 |
| Last Modified: | 11 May 2026 08:27 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6676 |
