NASYAT, MOCH NAJWAN (2026) EVALUASI KEBUTUHAN HALTE BERDASARKAN RUTE ANGKUTAN KOTA DAN POTENSI PERGERAKAN DI KABUPATEN GARUT MENGGUNAKAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM. Diploma thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (63kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (412kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (219kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (172kB)
5. KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR, DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (333kB)
6. BAB I.pdf
Download (183kB)
7. BAB II.pdf
Download (709kB)
8. BAB III.pdf
Download (459kB)
9. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
10. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (183kB)
12. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract
Angkutan kota (angkot) merupakan salah satu moda transportasi publik yang berperan penting dalam melayani mobilitas harian masyarakat di Kabupaten Garut. Namun demikian, penyediaan halte sebagai fasilitas pendukung belum sepenuhnya direncanakan secara spasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji distribusi lokasi halte eksisting pada rute angkutan kota, mengidentifikasi potensi bangkitan dan tarikan pergerakan di sepanjang trayek, serta merumuskan kebutuhan lokasi halte baru guna meningkatkan kualitas pelayanan angkutan kota dengan pendekatan Geographic Information System (GIS). Metode yang digunakan berupa analisis spasial dengan memanfaatkan data rute angkot, titik halte eksisting, jumlah keluarga, fasilitas umum, serta peta administrasi dan penggunaan lahan. Potensi bangkitan dihitung berdasarkan jumlah keluarga pada tingkat desa/kelurahan yang diproyeksikan dari data kecamatan dengan mempertimbangkan proporsi luas permukiman, sedangkan potensi tarikan diperoleh dari keberadaan fasilitas umum. Tahapan analisis meliputi overlay pergerakan, analisis buffer, serta skoring lokasi halte untuk menentukan kebutuhan penambahan titik halte. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi halte eksisting belum merata pada seluruh trayek, dimana terdapat satu trayek, yaitu 14, yang tidak memiliki halte sama sekali. Selain itu, zona dengan potensi pergerakan tinggi belum sepenuhnya terlayani oleh halte yang ada. Penelitian ini menghasilkan peta rekomendasi lokasi halte baru sebanyak 343 titik, dengan 15 halte eksisting dipertahankan serta 163 lokasi prioritas pembangunan halte yang ditentukan berdasarkan hasil skoring spasial. Implementasi rekomendasi tersebut berpotensi meningkatkan keteraturan aksesibilitas menuju berbagai tujuan perjalanan serta mengurangi konsentrasi penumpukan kendaraan pada titik-titik tertentu, sehingga mendukung kelancaran lalu lintas dan peningkatan kualitas pelayanan angkutan kota.
Kata kunci: angkutan kota, halte, bangkitan-tarikan, Garut, Geographic Information System (GIS) 1Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Siliwangi 2Dosen Pembimbing Tugas Akhir I, Dosen Teknik Sipil Universitas Siliwangi 3Dosen Pembimbing Tugas Akhir II, Dosen Teknik Sipil Universitas Siliwang
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 11 May 2026 07:56 |
| Last Modified: | 11 May 2026 07:56 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6673 |
