Fathiatulhuda, Gania (2026) TINJAUAN PENERAPAN PENGELOLAAN AIR UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI GREEN BUILDING. Diploma thesis, Universitas siliwangi.
ABSTRAK.pdf
Download (227kB)
BAB 1.pdf
Download (286kB)
BAB 2.pdf
Download (784kB)
BAB 3.pdf
Download (1MB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
COVER.pdf
Download (211kB)
DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (207kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (275kB)
DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (200kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (187kB)
DAFTAR TABEL.pdf
Download (206kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (196kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (106kB)
LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (70kB)
Abstract
Peningkatan kebutuhan air bersih pada bangunan gedung seiring perkembangan infrastruktur menuntut penerapan sistem pengelolaan air yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pengelolaan air untuk mendukung implementasi green building pada Gedung Pendidikan RSPON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa dokumen perencanaan teknis (Detail Engineering Design/DED). Hasil analisis menunjukkan bahwa gedung dengan jumlah pengguna 6.375 orang memerlukan 123,5 m³/hari air bersih yang bersumber dari PDAM, pemanenan air hujan, serta pemanfaatan air daur ulang dari sistem pengolahan air limbah. Penerapan 78% peralatan saniter hemat air mampu mengurangi konsumsi air sebesar 33,95% dibandingkan peralatan konvensional. Sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 361 m³/hari mampu mengolah sekitar 98,8 m³/hari air limbah untuk digunakan kembali pada kebutuhan non-potable seperti flushing dan irigasi. Kajian teknis pembanding menggunakan sistem tangki septik dan bidang resapan menunjukkan bahwa sistem tersebut hanya mampu mengolah black water sebesar 10,5 m³/hari dan tidak memiliki kemampuan daur ulang air sehingga kurang mendukung efisiensi penggunaan air. Evaluasi berdasarkan Permen PUPR No. 21 Tahun 2021 menunjukkan capaian 86% pada parameter efisiensi penggunaan air dan 83% pada pengelolaan air limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem pengelolaan air terintegrasi pada tahap perencanaan mampu mendukung implementasi green building, khususnya pada aspek pengelolaan air.
Kata kunci: Air Daur Ulang, Efisiensi Air, Green building, IPAL, Pengelolaan Air, Permen PUPR 21/2021.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 11 May 2026 07:41 |
| Last Modified: | 11 May 2026 07:41 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6671 |
