NURMAJID, FIKRI (2026) PENGARUH KOMBINASI FREKUENSI PEMBERIAN AIR DENGAN SISTEM IRIGASI TETES DAN DOSIS PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MINT (Mentha piperita L.). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (195kB)
2 PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT.pdf
Download (349kB)
3 ABSTRAK.pdf
Download (240kB)
4 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (289kB)
5 KATA PENGANTAR.pdf
Download (230kB)
6 DAFTAR ISI.pdf
Download (194kB)
7 DAFTAR TABEL.pdf
Download (175kB)
8 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (213kB)
9 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (176kB)
10 BAB I.pdf
Download (254kB)
11 BAB II.pdf
Download (343kB)
12 BAB III.pdf
Download (351kB)
13 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (497kB)
14 BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
15 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (247kB)
16 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tanaman mint (Mentha piperita L.) merupakan tanaman yang memiliki potensi besar untuk dibudidayakan, karena merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang banyak digunakan sebagai penambah rasa dan aroma pada makanan dan minuman. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman mint ialah dengan cara perbaikan kualitas lingkungan tumbuh tanaman, diantaranya dengan pemupukan dan pemberian air yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi frekuensi pemberian air dengan sistem irigasi tetes dan dosis pupuk guano terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mint. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023 hingga bulan Mei 2024 di Rumah Plastik Tamansari Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 6 kombinasi perlakuan yaitu: A: Frekuensi pemberian air 1 hari sekali + dosis pupuk guano 10 g/polybag, B: Frekuensi pemberian air 2 hari sekali + dosis pupuk guano 10 g/polybag, C: Frekuensi pemberian air 3 hari sekali + dosis pupuk guano 10g/polybag, D: Frekuensi pemberian air 1 hari sekali + dosis pupuk guano 15 g/polybag, E: Frekuensi pemberian air 2 hari sekali + dosis pupuk guano 15 g/polybag, F: Frekuensi pemberian air 3 hari sekali + dosis pupuk guano 15 g/polybag dan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi frekuensi pemberian air pada sistem irigasi tetes dan dosis pupuk guano berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang primer dan jumlah daun, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap bobot basah tajuk, bobot kering tajuk, serta bobot segar akar. Perlakuan frekuensi pemberian air 1 hari sekali + dosis pupuk guano 15 g/polybag menghasilkan rata – rata pertumbuhan yang relatif lebih baik.
Kata kunci: guano, irigasi tetes, tanaman mint
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 11 May 2026 06:45 |
| Last Modified: | 11 May 2026 06:45 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6664 |
