RUSMANA, SYIFA AMALIA PUTRI (2026) ANALISIS KOMPARATIF EFISIENSI OPERASIONAL BANK UMUM SYARIAH SEBELUM DAN SESUDAH MERGER BANK SYARIAH INDONESIA (BSI): PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (83kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (134kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (147kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (279kB)
5. PEDOMAN TRANSLITERASI BAHASA ARAB.pdf
Download (202kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (174kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (163kB)
8. BAB I.pdf
Download (261kB)
9. BAB II.pdf
Download (273kB)
10. BAB III.pdf
Download (197kB)
11. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (716kB)
12. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (194kB)
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Perkembangan perbankan syariah di Indonesia mendorong pemerintah melakukan langkah strategis melalui merger tiga bank syariah milik BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) pada tahun 2021. Merger ini diharapkan mampu menciptakan sinergi, meningkatkan daya saing, serta memperbaiki efisiensi operasional perbankan syariah. Namun demikian, efektivitas merger dalam meningkatkan efisiensi operasional perlu diuji secara empiris agar tujuan kebijakan tersebut dapat dievaluasi secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat efisiensi operasional bank umum syariah sebelum dan sesudah merger BSI. Metode penelitian yang digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan Constant Return to Scale (CRS) dan Variable Return to Scale (VRS) untuk mengukur Technical Efficiency (TE), Pure Technical Efficiency (PTE), dan Scale Efficiency (SE). Variabel input meliputi aset tetap, Dana Pihak Ketiga (DPK), dan beban tenaga kerja, sedangkan variabel output terdiri atas pembiayaan dan pendapatan. Data yang digunakan merupakan data sekunder laporan keuangan tahunan periode 2014–2020 (pra-merger) dan 2021–2024 (pascamerger). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi operasional bank umum syariah pada periode pra-merger masih berfluktuasi dan cenderung belum optimal. Setelah merger, Bank Syariah Indonesia (BSI) menunjukkan peningkatan efisiensi, terutama pada aspek efisiensi teknis dan efisiensi skala, meskipun belum seluruh periode mencapai tingkat efisiensi sempurna. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan merger berkontribusi positif terhadap peningkatan efisiensi operasional perbankan syariah. Peningkatan tersebut tercermin dari membaiknya tingkat efisiensi teknis dan efisiensi skala setelah merger. Namun, penguatan pengelolaan sumber daya dan strategi manajerial tetap diperlukan agar efisiensi tersebut dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Kata kunci: Efisiensi Operasional, Bank Syariah Indonesia, Merger, Data Envelopment Analysis (DEA).
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Pascasarjana > Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Ekonomi > Ekonomi Syariah |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 04:44 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 04:44 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6536 |
