KAJIAN EFEK EL NIÑO–SOUTHERN OSCILLATION (ENSO) TERHADAP KENAIKAN RISIKO BANJIR ROB DI WILAYAH PESISIR UTARA KABUPATEN BREBES

Amanulloh, Fahmi Rahmat (2026) KAJIAN EFEK EL NIÑO–SOUTHERN OSCILLATION (ENSO) TERHADAP KENAIKAN RISIKO BANJIR ROB DI WILAYAH PESISIR UTARA KABUPATEN BREBES. Diploma thesis, Universitas Siliwangi.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (14MB)
[thumbnail of 2. LEMBAR PENGESAHAN-2.pdf] Text
2. LEMBAR PENGESAHAN-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 3. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf] Text
3. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (14MB)
[thumbnail of 5. KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR, DAFTAR LAMPIRAN.pdf] Text
5. KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR, DAFTAR LAMPIRAN.pdf

Download (14MB)
[thumbnail of 6. BAB I.pdf] Text
6. BAB I.pdf

Download (14MB)
[thumbnail of 7. BAB II.pdf] Text
7. BAB II.pdf

Download (14MB)
[thumbnail of 8. BAB III.pdf] Text
8. BAB III.pdf

Download (14MB)
[thumbnail of 9. BAB IV.pdf] Text
9. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)
[thumbnail of 10. BAB V.pdf] Text
10. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)
[thumbnail of 11. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (14MB)
[thumbnail of 12. LAMPIRAN.pdf] Text
12. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)

Abstract

Banjir pesisir menjadi tantangan utama di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang kawasan budidaya perikanan dan permukiman dataran rendahnya sangat rentan terhadap variabilitas muka laut. Meskipun pasang surut dan penurunan muka tanah disinyalir sebagai faktor pengendali utama, pengaruh variabilitas iklim skala besar seperti El Niño–Southern Oscillation (ENSO) masih belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini mengkaji peran fase fase ENSO dalam memodulasi bahaya banjir pesisir melalui kerangka pemodelan terkopel yang mengintegrasikan MIKE 21 untuk simulasi hidrodinamika dan gelombang dengan HEC-RAS untuk pemodelan genangan dataran banjir. Simulasi dilakukan untuk bulan bulan representatif pada fase La Niña (2022), El Niño (2023), dan Netral (2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ENSO hanya memberikan pengaruh terbatas terhadap hidrodinamika skala besar, dengan kecepatan arus (0,035−0,091 m/det) dan variasi muka air (−0,34 hingga 0,36 m) yang relatif kecil. Sebaliknya, banjir pesisir terutama dipicu oleh gelombang yang dibangkitkan secara lokal. Menariknya, kondisi Netral menghasilkan genangan paling ekstrem, dengan tinggi gelombang puncak mencapai 0,78 m yang menggenangi area seluas 5.584,51 ha hingga kedalaman maksimum sekitar 0,2 m. Pada fase La Niña, banjir bersifat sedang (3.326 ha dengan kedalaman berkisar 0,15 m) yang dipicu oleh tinggi gelombang sekitar 0,7 m, sedangkan pada fase El Niño gelombang relatif lebih rendah (0,45 m) sehingga hampir tidak menimbulkan genangan. Temuan ini menunjukkan dominasi yang tidak terduga dari kondisi Netral dalam memperbesar bahaya banjir, yang mempertanyakan validitas asumsi bahwa fase ENSO ekstrem selalu menghasilkan dampak terburuk. Studi ini menyajikan bukti pemodelan mengenai modulasi banjir terkait ENSO di pesisir utara Jawa dan menegaskan pentingnya mempertimbangkan sinyal iklim di luar fase ekstrem ke dalam pengelolaan risiko banjir pesisir dan perencanaan adaptasi ketahanan pesisir.

Kata Kunci: Banjir pesisir, ENSO, HEC-RAS, MIKE 21, variabilitas iklim

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: user1 user1 user1
Date Deposited: 27 Apr 2026 02:27
Last Modified: 27 Apr 2026 02:27
URI: https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6486

Actions (login required)

View Item
View Item