AZKIYAH, RIFDA NUR (2026) PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PROGRAM PERTANIAN TERPADU DALAM KETAHANAN PANGAN KELUARGA (Studi pada KWT Melati Kp. Sarengkol Desa Sukagalih Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (3MB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (3MB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (3MB)
4. LEMBAR KEASLIAN.pdf
Download (3MB)
5. HALAMAN PRIBADI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
6. ABSTRAK.pdf
Download (3MB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (3MB)
8. DAFTAR ISI, TABEL, GAMBAR, LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
9. BAB I.pdf
Download (3MB)
10. BAB II.pdf
Download (3MB)
11. BAB III.pdf
Download (3MB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (3MB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
16. BIODATA PENULIS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran penting dalam pengelolaan pangan keluarga, menjadi salah satu strategi penguatan ketahanan pangan akan tetapi dalam pelaksanaanya masih banyak keluarga yang tidak memiliki keanekaragaman pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati melalui program pertanian terpadu dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga di Kampung Sarengkol, Desa Sukagalih, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan berlangsung secara partisipatif, bertahap, dan berkelanjutan melalui lima tahapan pemberdayaan, yaitu Tahap enabling membuka akses dan peluang partisipasi perempuan melalui dukungan sosial dan pendampingan penyuluh. Tahap empowering meningkatkan kapasitas teknis, organisasi, dan peran perempuan dalam pengambilan keputusan. Tahap protecting tercermin dalam solidaritas sosial dan nilai gotong royong sebagai perlindungan nonformal. Tahap supporting diwujudkan melalui pendampingan penyuluh dan dukungan sosial masyarakat. Tahap maintaining menunjukkan kemandirian organisasi dan ketahanan sosial meskipun bantuan eksternal berkurang. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemberdayaan KWT melalui pertanian terpadu mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan bertumpu pada modal sosial, kesadaran kolektif, dan kemandirian perempuan tani.
Kata kunci: ketahanan pangan keluarga; pemberdayaan kelompok wanita tani; pertanian terpadu
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 01:04 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 01:04 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6477 |
