PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PORASI KOTORAN KAMBING YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN FREKUENSI PEMUPUKAN NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.)

HERDIYANA, MUHAMMAD RIZAL (2022) PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PORASI KOTORAN KAMBING YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN FREKUENSI PEMUPUKAN NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.). Sarjana thesis, Universitas Siliwangi.

[img] Text
COVER.pdf

Download (377kB)
[img] Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (475kB)
[img] Text
SURAT PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT.pdf

Download (842kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (12kB)
[img] Text
DAFTAR ISI-DAFTAR LAMPIRAN.pdf

Download (205kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (20kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (325kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (474kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (177kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (141kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PORASI KOTORAN KAMBING YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN FREKUENSI PEMUPUKAN NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) Oleh Muhammad Rizal Herdiyana NPM 175001018 Dosen Pembimbing: Rudi Priyadi Ida Hodiyah Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil tanaman cabai merah adalah dengan pemberian nutrisi atau unsur hara dengan cara pemupukan. Pemupukan adalah pemberian pupuk yang ditambahkan untuk menambah persediaan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam meningkatkan hasil dan produksi tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kombinasi dosis porasi kotoran kambing dan frekuensi pemupukan NPK mutiara yang berpengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September 2021 sampai bulan Januari 2022 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi, Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya dengan ketinggian tempat 374 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali yaitu, p0 = kontrol, p1 = porasi kotoran kambing 10 ton/ha + frekuensi pemupukan NPK 1 kali pemberian, p2 = porasi kotoran kambing 10 ton/ha + frekuensi pemupukan NPK 2 kali pemberian, p3 = porasi kotoran kambing 10 ton/ha + frekuensi pemupukan NPK 3 kali pemberian, p4 = porasi kotoran kambing 20 ton/ha + frekuensi pemupukan NPK 1 kali pemberian, p5 = porasi kotoran kambing 20 ton/ha + frekuensi pemupukan NPK 2 kali pemberian, dan p6 = porasi kotoran kambing 20 ton/ha + frekuensi pemupukan NPK 3 kali pemberian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian porasi kotoran kambing dan frekuensi pemupukan NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah. Perlakuan dosis porasi kotoran kambing 10 ton/ha dan 20 ton/ha dengan frekuensi pemupukan NPK yang berbeda pada penelitian ini menghasilkan pertumbuhan dan hasil cabai merah yang relatif lebih baik. Kata kunci: Pemupukan, porasi kotoran kambing, NPK, cabai merah

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Rema Puri Irma Sri Katon
Date Deposited: 28 Dec 2022 06:49
Last Modified: 28 Dec 2022 06:49
URI: http://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7937

Actions (login required)

View Item View Item