NISA, MUFIDATUN (2026) PENGUATAN PARIWISATA BERBASIS COMMUNITY-BASED TOURISM (CBT) SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DESA WISATA SOEKA KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
COVER.pdf
Download (185kB)
Lembar Pernyataan.pdf
Download (528kB)
Lembar pengesahan.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (232kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (187kB)
DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (220kB)
DAFTAR TABEL.pdf
Download (203kB)
UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (147kB)
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (148kB)
BAB I.pdf
Download (242kB)
BAB II.pdf
Download (476kB)
BAB III.pdf
Download (429kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (192kB)
DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Mufidatun Nisa, 2026. Penguatan Pariwisata Berbasis Community-Based Tourism (CBT) sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat untuk Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Soeka Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Program Studi Pendidikan Geografi Pascasarjana Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, budaya, dan lingkungan secara berkelanjutan. Desa Wisata Soeka, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi wisata alam dan budaya yang cukup besar, namun dalam pengelolaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia serta kurang optimalnya promosi wisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penguatan pariwisata berbasis Community-Based Tourism (CBT) serta tahapan penguatannya sebagai strategi pemberdayaan masyarakat untuk pariwisata berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa, pengelola wisata, dan masyarakat setempat. Analisis data menggunakan teknik NVivo untuk mengelola dan mengodekan data, triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data, serta analisis SWOT untuk merumuskan strategi penguatan pariwisata berbasis CBT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi penguatan CBT meliputi partisipasi masyarakat, kelembagaan dan tata kelola, sumber daya alam dan budaya, aksesibilitas dan infrastruktur, dukungan pemerintah dan kebijakan, akses pasar dan promosi, serta keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan sampah. Adapun tahapan penguatan CBT meliputi identifikasi dan pemetaan potensi, sosialisasi dan peningkatan kesadaran, pembentukan kelembagaan, pelatihan dan penguatan kapasitas, pengembangan produk, pemasaran dan kemitraan, serta monitoring, evaluasi, dan inovasi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan CBT di Desa Wisata Soeka memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penguatan budaya lokal. Keberhasilan ini didukung oleh sinergi antara partisipasi aktif masyarakat, kelembagaan yang kuat, dukungan pemerintah, dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan strategi berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas masyarakat, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan kemitraan multipihak agar pariwisata dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Community-Based Tourism (CBT), pemberdayaan masyarakat, pariwisata berkelanjutan, desa wisata.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 08:07 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 08:07 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7623 |
