TOATI, MAELANI HUSNAN (2026) PENGARUH MODAL PSIKOLOGIS DAN KETERIKATAN KERJA TERHADAP KESEJAHTERAAN MENTAL DENGAN KELELAHAN DIGITAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Survey pada Guru Pesantren PERSIS Kota Tasikmalaya). Masters thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (95kB)
2. PENGESAHAN.pdf
Download (53kB)
3. PERNYATAAN.pdf
Download (47kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (171kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (120kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (203kB)
7. BAB I.pdf
Download (239kB)
8. BAB II.pdf
Download (396kB)
9. BAB III.pdf
Download (346kB)
10. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (348kB)
11. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (156kB)
13. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (586kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal psikologis terhadap keterikatan kerja, pengaruh modal psikologis dan keterikatan kerja terhadap kesejahteraan mental, serta peran kelelahan digital sebagai variabel moderasi pada guru Pesantren PERSIS Kota Tasikmalaya. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan digitalisasi pendidikan yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan mental guru melalui tekanan administratif dan penggunaan teknologi yang semakin intensif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri atas 185 guru Pesantren PERSIS Kota Tasikmalaya, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja. Modal psikologis juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan mental. Selain itu, keterikatan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan mental guru. Namun demikian, kelelahan digital tidak berpengaruh signifikan dalam memoderasi hubungan antara modal psikologis dan kesejahteraan mental maupun hubungan antara keterikatan kerja dan kesejahteraan mental. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor internal individu, khususnya modal psikologis dan keterikatan kerja, memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan kesejahteraan mental guru dibandingkan kelelahan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia dan psikologi pendidikan, khususnya dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi kesejahteraan mental guru pesantren di era digital. Hasil penelitian juga dapat menjadi dasar bagi pengelola pesantren dalam merancang program penguatan modal psikologis dan keterikatan kerja guna meningkatkan kesejahteraan mental tenaga pendidik.
Kata Kunci: Modal Psikologis, Keterikatan Kerja, Kesejahteraan Mental, Kelelahan Digital, Guru Pesantren.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Pascasarjana > Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Ekonomi > Ekonomi Syariah |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Manajemen |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 07:36 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 07:36 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7616 |
