KAPITALISME DALAM PENGESAHAN UNDANG-UNDANG CIPTA KERJA KLASTER KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA

BADRIAH, LAILATUL (2022) KAPITALISME DALAM PENGESAHAN UNDANG-UNDANG CIPTA KERJA KLASTER KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA. Sarjana thesis, Universitas Siliwangi.

[img] Text
COVER .pdf

Download (132kB)
[img] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (108kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (159kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (133kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (106kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (448kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (86kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (156kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi berjudul Kapitalisme dalam Pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan di Indonesia ini berlatar belakang pengesahan UU No.11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja yang berdampak penolakan dan demonstrasi dari berbagai pihak. Kajian yang dilakukan oleh para ahli dan akademisi menyatakan UU ini berkemungkinan lebih menguntungkan para pengusaha daripada buruh. Sebagai contoh: ketika mekanisme kerja dikembalikan semua pada kontrak kerja dan negara hilang kontrol atas perlindungan pekerja. Sehingga dari sini tampak bukan hanya persoalan ekonomi yang timbul, namun juga persoalan politik. Merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomonolgi yang berupaya mengungkapan idealisme dan realisme, sehingga analisis data dilakukan menggunakan analisis wacana kritis model Van Dijk yang selanjutnya hasil akan dikaji atas pendalaman teori kapitalisme Karl Marx serta teori pendukung yaitu teori pertumbuhan ekonomi Schumpeter dan teori dependensi Frank. Data diperoleh dari sumber sekunder berupa hasil kajian dan wawancara subjek terkait yang telah dipublis di berbagai media. Dari penelitian ini diraih kesimpulan bahwa UU Cipta Kerja menggambarkan dengan jelas maksud untuk meningkatkan investasi dan industrialisasi di Indonesia serta untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Sedang, pada klaster ketenagakerjaan sendiri memang memperlihatkan usaha penyerapan tenaga kerja, namun sayangnya tak menggambarkan maksud menyejahterakan pekerja. Pasal-pasal yang dirubah dalam UU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan merupakan aturan-aturan yang menunjang terwujudnya bentuk pelaksanaan kapitalisme menurut Marx. Bentuk kapitalisme ini terwujud dalam praktik aturan outsourcing atau alih daya dan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu), perpanjangan jam kerja dan pemotongan upah, serta PHK yang bersifat mudah. Sedang dengan teori dependensi Frank, penulis mengumpamakan kapitalis sebagai negara maju dan pekerja sebagai negara pinggiran. Pekerja mengalami ketergantungan akibat kesulitan pemenuhan nilai surplus, sedangkan kapitalis terus terdorong berkat keterbelakangan pekerja tersebut. Dengan perkembangan teknologi dan inovasi yang dimiliki sistem kapitalis sesuai teori Schumpeter, yang terjadi ialah peningkatan kapital sekaligus peningkatan produktivitas buruh. Sehingga, eksploitasi buruh yang makin hebat termasuk di sini perpanjangan hari kerja dan penekanan upah sampai di bawah nilainya adalah yang diterima pekerja. Dari penelitian ini pula penulis menyimpulkan UU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan mendorong kapitalisme di Indonesia untuk semakin berkembang. Kata kunci: UU Cipta Kerja, Klaster Ketenagakerjaan, Buruh, Kapitalisme.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Depositing User: Rema Puri Irma Sri Katon
Date Deposited: 15 Jun 2022 01:50
Last Modified: 15 Jun 2022 01:50
URI: http://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5974

Actions (login required)

View Item View Item