PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PANTAI BATU HIU SEBAGAI OBJEK WISATA ALTERNATIF DI KABUPATEN PANGANDARAN

AWALIA, TIA (2020) PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PANTAI BATU HIU SEBAGAI OBJEK WISATA ALTERNATIF DI KABUPATEN PANGANDARAN. Sarjana thesis, Universitas Siliwangi.

[img] Text
SKRIPSI TIA AWALIA-FIKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK TIA AWALIA, 2020. Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Batu Hiu Sebagai Objek Wisata Alternatif di Kabupaten Pangandaran. Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Penelitian ini dilatarbelakangi karena melihat adanya potensi objek wisata yang dapat dikembangkan sebagai objek wisata alternatif di Pantai Batu Hiu di Pangandaran, karena melihat di kawasan objek wisata Pantai Batu Hiu ini masih kurangnya sarana prasarana yang harus ditingkatkan sehingga nantinya akan memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang berkunjung. Pengembangan kawasan wisata Pantai Batu Hiu ini sangatlah baik bagi pariwisata yang ada di Pangandaran, karena selain memajukan sektor kepariwisataan di Pangandaran adanya pengembangan ini berdampak positif pula bagi penduduk sekitar Pantai Batu Hiu yaitu dalam sektor perekonomiannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah daya tarik wisata apa sajakah yang dimiliki Pantai Batu Hiu sebagai objek wisata alternatif di Kabupaten Pangandaran, bagaimanakah upaya pengembangan Pantai Batu Hiu sebagai kawasan wisata alternatif di Kabupaten Pangandaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tarik wisata yang dimiliki Pantai Batu Hiu sebagai objek wisata alternatif di Kabupaten Pangandaran dan mengetahui upaya pengembangan Pantai Batu Hiu sebagai kawasan wisata alternatif di Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif serta teknik pengumpulaan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, studi literatur dan studi dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung 3.624 orang, pedagang 30 orang, masyarakat dusun Gelompang 720 orang, pengelola/Dispar 9 orang dan kompepar 2 orang total 4.385 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan random sampling, accidental sampling dan purposive sampling. Jumlah sampel penelitan yang menggunakan random sampling untuk pedagang yaitu 50% atau 15 orang dan untuk mayarakat dusun Gelompang 2% atau 13 orang. Untuk jumlah sampel penelitian yang menggunkan accidental sampling hanya ditunjukan untuk pengunjung yaitu 1% atau 36 orang. Sedangkan untuk jumlah sampel penelitian yang menggunkan purposive sampling ditunjukan kepada pengelola sebesar 11% atau 1 orang dan kompepar 50% atau 1 orang. Dalam pengolahan data peneliti menggunakan analisis kuantitatif sederhana atau persentase (%). Hasil penelitian mengenai Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Batu Hiu Sebagai Objek Wisata Alternatif di Kabupaten Pangandaran yaitu dilihat berdasarkan daya tarik wisata yang dimiliki Pantai Batu Hiu sebagai objek wisata alternatif di Kabupaten Pangandaran yaitu pemandangan alam, makam keramat dan penangkaran penyu. Sedangkan untuk upaya pengembangan Pantai Batu Hiu sebagai kawasan wisata alternatif di Kabupaten Pangandaran yaitu adanya atraksi dan amenitas. Kata Kunci: Kawasan Wisata, Pantai Batu Hiu, Kabupaten Pangandaran

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
Depositing User: Rema Puri Irma Sri Katon
Date Deposited: 24 Jan 2022 04:21
Last Modified: 24 Jan 2022 04:21
URI: http://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4158

Actions (login required)

View Item View Item