STUDI ASOSIASI KEPITING DENGAN MANGROVE DI KECAMATAN KAMAL KABUPATEN BANGKALAN MADURA SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR BIOLOGI

AISYAH, SITI (2023) STUDI ASOSIASI KEPITING DENGAN MANGROVE DI KECAMATAN KAMAL KABUPATEN BANGKALAN MADURA SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR BIOLOGI. Sarjana thesis, Universitas Siliwangi.

[img] Text
01. Cover.pdf

Download (48kB)
[img] Text
02. Lembar Pengesahan.pdf

Download (179kB)
[img] Text
03. Pernyataan Keaslian.pdf

Download (154kB)
[img] Text
04. Abstrak.pdf

Download (75kB)
[img] Text
05. Abstract.pdf

Download (80kB)
[img] Text
06. Ucapan Terimakasih.pdf

Download (87kB)
[img] Text
07. Kata Pengantar.pdf

Download (198kB)
[img] Text
08. Daftar Isi.pdf

Download (126kB)
[img] Text
09. Daftar Tabel.pdf

Download (34kB)
[img] Text
10. Daftar Gambar.pdf

Download (53kB)
[img] Text
11. Daftar Lampiran.pdf

Download (28kB)
[img] Text
12. BAB I.pdf

Download (97kB)
[img] Text
13. BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
14. BAB III.pdf

Download (1MB)
[img] Text
15. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
16. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (77kB)
[img] Text
17. Daftar Pustaka.pdf

Download (181kB)
[img] Text
18. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
19. Daftar Riwayat Hidup.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17kB)

Abstract

Kecamatan Kamal memiliki kawasan ekosistem mangrove yang dijadikan masyarakat lokalsebagai tempat mata pencaharian biota laut salah satunya kepiting. Kepiting memanfaatkan mangrove sebagai tempat tinggal, tempat pemijahan, dan tempat mencari makan sehingga keberadaan mangrove berperan penting terhadap kehidupan kepiting. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asosiasi kepiting dengan mangrove di Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan Madura. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian survei dan teknik yang digunakan yaitu purposive sampling. Stasiun yang digunakan berjumlah tiga stasiun, yang diambil berdasarkan intensitas aktivitas manusia pada stasiun tersebut. Stasiun I berada di lokasi yang relatif jauh dari aktivitas dan pemukiman penduduk. Kemudian, stasiun II berada di kawasan aktivitas penduduk. Sedangkan, stasiun III berada di area tambak. Metode pengambilan sampel menggunakan ladder transect. Setiap stasiun terdiri dari 5 plot dengan ukuran masing-masing plot 10x10 meter dan jarak antar plot 10 meter. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh data mangrove yang tergolong ke dalam 4 suku, 4 marga dan 7 jenis. Sedangkan kepiting terdiri dari 2 suku, 4 marga dan 4 jenis. Hasil analisis data ꭓ 2 yaitu terdapat 6 asosiasi positif, 2 asosiasi negatif dan 22 tidak ada kombinasi. Kemudian, asosiasi tertinggi pada kombinasi spesies Rhizophora apiculata dengan Scylla paramamosain dengan nilai ꭓ 2 hitung sebesar 9,23 dan nilai derajat asosiasinya adalah -1,00, sehingga asosiasi bersifat negatif. Asosiasi negatif karena spesies kepiting dengan mangrove tidak hadir secara bersamaan dikarenakan memiliki kebutuhan lingkungan yang berbeda menyebabkan salah satunya tertekan sehingga menyiratkan interaksi yang merugikan. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat asosiasi antara kepiting dengan mangrove di Kecamatan Kamal. Kata kunci : Kepiting, Mangrove, Asosiasi Kepiting dengan Mangrove, Suplemen Bahan Ajar

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Rema Puri Irma Sri Katon
Date Deposited: 28 Mar 2024 07:26
Last Modified: 28 Mar 2024 07:26
URI: http://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/12373

Actions (login required)

View Item View Item